Langsung ke konten utama

Cerita singkat

Pertama ku bertemu dengan Manusia ini saat aku dan teman ku sedang berjalan ke depan gerbang sekolah untuk pulang, tiba-tiba manusia ini datang dan bertanya tentang tugas kelompok mereka dikelas, saat itu awal pertama aku melihatnya. Tepatnya kelas 10 awal masuk setelah selesai mos, pertama kali bertemu dengannya perasaanku biasa saja. Malahan awal kelas 10 aku menyukai orang lain, namun akhirnya hanya sekedar teman hingga saat ini dan kita masih berhubungan baik.
Akhir semester 2 saat akan menginjak kelas 11 aku diajak temanku untuk mengikuti salah satu ekstra kulikuler, dengan berani aku datang dan ikut latihan. Pertama kali latihan aku melihat Manusia ini kembali. Sejak kejadian itu aku jadi sering melihatnya entah itu dilapangan basket ataupun dilain tempat, mungkin karena aku sudah mengenalnya. Entah kenapa setiap istirahat senang sekali rasanya melihat manusia ini bermain basket ditengah lapangan bersama gengnya, sempat terfikir apakah aku mengagumi manusia ini?... Namun saat itu aku masih dekat dengan orang lain walaupun hanya berteman dekat dan manusia inipun ternyata memiliki kekasih yang ternyata teman satu jurusanku, entah kenapa tiba-tiba hubungan aku dengan wanita satu ini menjadi renggang padahal saat kelas 10 kita pernah dekat dan main bersama gara-gara suka dengan K-Pop walaupun aku tak sampai berlebihan melebihi wanita itu.wkwk
Kita tetap menjalani kehidupan asmara kita masing-masing, Manusia ini tetap menjalani asmara dengan pasangannya tanpa tahu tentang rasa kagumku, dan aku tetap menjalani kehidupanku sendiri bersama teman-teman dan satu teman dekat. Banyak sekali kejadian yang terjadi saat aku mengagumi Manusia ini dimulai rasa senang saat bisa foto bersama, disapa olehnya, dan sampai rasa menyesak ketika harus melihat dengan pasangannya. Lalu entah mengapa setelah lulus SMK aku mulai ada jarak degan teman dekat ku itu, dan aku mulai dekat dengan Manusia ini. Entah dimulai sejak kapan dan bagaimana kita bisa lebih dekat. Namun kedekatan itu tak bertahan lama, kerap kali aku ditinggal pergi oleh Manusia ini tanpa pamit, tanpa merasa bersalah. Terkadang aku merenung, mungkin ini salah aku yang berfikir lebih tentang hubungan dekat aku dengan Manusia ini, dan terkadang aku merasa bersalah karena sudah meninggalkan teman dekatku itu.
Namun tiba-tiba Manusia ini mulai datang kembali ke kehidupanku, tanpa ada rasa menyesal, dasar Manusia menyebalkan :p tapi semenjak iya hadir kembali, disitu aku mulai berfikir untuk tidak jatuh kembali karena aku takut jika nanti dia akan pergi lagi, dan benar sekali Manusia ini pergi lagi. Setelah lama Manusia ini pergi, kemudian dia memberiku kabar bahwa dia sedang berada di kota yang sama dan akhirnya aku dan Manusia ini bertemu setelah sekian lama tak berjumpa, setelah kejadian itu aku dan Manusia ini lebih sering bertemu dan berkomunikasi sampai akhirnya disuatu hari saat aku berada di kota asalku aku bertemu dan diantar pulang olehnya dan disitu kita banyak bercerita tentang perasaan dan akhirnya kita jadian hingga saat ini…
Aku sangat menyayangi, tak mau ditinggal pergi, selalu rindu dan ingin bertemu Manusia ini walaupun dia sering membuatku kesal, nyesek dan khawatir. Aku dan Manusia ini sering sekali gengsi untuk menunjukan sayang kita, dan tak pernah menunjukan keromantisan. Sering sekali kita berbeda pemikiran, pendapat yang akhirnya membuat kita menjadi bertengkar, namun ketika seperti itu harus ada yang mengalah dan memberi tahu kesalahan yang telah diperbuat, bukan malah berdiam diri sampai salah satu sadar akan kesalahannya, karena itu akan membuat permasalahan berlarut-larut. Jangan sampai malah saling menyalahkan dan egois, ya walaupun terkadang kitapun begitu.wkwk aku juga sadar sering sekali membuatnya kesal hingga marah karena pemikiran-pemikiranku, namun manusia ini tetap bersabar menghadapi tingkah lakuku ini, seperti aku sabar mengahadapi tingkah lakunya.

Satu hal yang membuat kita akan selalu bersabar yaitu jarak, karena kita tinggal dikota yang berbeda. Kita bukanlah pasangan yang bisa bertemu kapanpun, mangkanya Manusia ini selalu mengingatkan dan menghargai waktu saat kita bisa bersama. Beberapa hal lainnya yang selalu diingatkan oleh Manusia ini yaitu harus saling memberi kabar, karena itu sanggat penting dalam hubungan jarak jauh ini, serta harus saling percaya terhadap pasangan. Ya walaupun terkadang aku merasa curiga dan ragu terhadap kepercayaan yang telah aku berikan, mungkin karena saking takut kehilangannya. Pokoknya banyak sekali permasalahan yang telah kita jalani dan selesaikan sampai saat ini, semoga kita akan selalu bisa menyelesaikan setiap masalah yang datang dengan tetap selalu bersama…Tsaaaahhh wkwk  

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Speech about Body shaming Name: Mutiara Amalia Assalamu’allaikum wr.wb Good evening, how are you guys?... I hope you’re still excited in this evening. Btw I want to ask you when you meet your old friend, what you want a ask?... Ya ofcourse, we’re always ask about conditions, ask about felling, right? but some people choose to make small talk about things that are actually sensitive, like a “ why you so fat now? How come you're so skinny?” but There sentence is already included in body shaming, and do you know guys? body shaming has included bullying type verbal. Now I want to tell you about body shaming because, body shaming is one of the biggest problems in today’s generation. For the first, Body shaming is the practice of making critical, comments about a person's body size, weight, skin, face, or about Physical abnormalities either by incidents or genetics. Body shaming has become a problem for both sexes. Body shaming can be anywhere like a in the school, soci...

Tak Seindah Pelangi

#Awal pertama dahulu kala (part1) Hai perkenalkan namaku Hanara panggil saja nara, dan seorang lelaki yang ku kagumi bernama Mahendra biasa kupanggil rendra, dulu kami pernah dekat dimulai saat lulus dari sekolah menengah pertama, Aku dan rendra pernah jalan berdua, untuk pertama kalinya kita makan siang bersama, pergi ke wahana bermain, sampai pergi mencicipi es durian, canggung rasanya. Aku ingat sekali saat itu ia baru saja akan diinterview oleh salah satu perusahaan, kami cukup dekat layaknya orang yang sedang PDKT, sampai-sampai aku pernah diajak main bersama kaka perempuan dan teman kakanya pergi ke suatu danau yang letaknya lumayan jauh dari rumahku, akupun pernah menemaninya olahraga bersama teman-teman smannya yang kenal juga denganku karena kami satu sekolah. Apa yang kualami, apa yang sedang aku rasakan semua ku ceritakan padanya salah satunya cerita tentang rencana ku melanjutkan sekolah keluar kota, yang akhirnya tercapai walau sedikit tak sesuai dengan keinginan yang...
Apa yang saya rasakan saat ini? Banyak sekali yang sedang saya rasakan dan fikitkan saat ini. Yang sedang saya fikirkan saat ini..... Saya harus bagaimana? Saya harus kemana? Saya harus pilih yang mana? Dan saya harus mempertahankan semuanya atau harus mengorbankan satu hal? Apa saya terlalu bodoh atau terlalu lemah atau mungkin dua duanya? Selalu mengeluh? Manja? Atau terlalu santai dan berleha leha? Bertahan demi mencapai target yang diinginkan namun mengganggu dalam suatu hal? Atau mengorbankan target yang diinginkan demi melancarkan suatu hal? Selalu berfikir untuk mempertahankan, namun jadi berat dalam menjalaninya  dan sekilas seperti terpaksa. Tapi bila di lepaskan begitu saja banyak yang menyayangkan. Banyak sisi positif yang diambil bila di pertahankan tapi banyak juga sisi negatifnya begitupun sebaliknya bila di lepaskan. Aaaaaaaaaaa membingungkan sekali hal ini.